Rabu, 17 Juli 2013
Kamu yang memakai jaket merah
Caramu melihat dan menyapaku menggunakan ciri khasmu secara tidak langsung mampu membuat ukiran senyum diwajahku. Apalagi di saat kamu mencoba membuka topik pembicaraan, disetiap kata yang kamu keluarkan, mampu membuatku tertawa. Wajahmu yang masih lugu, cara bicaramu yang khas, badanmu yang tak terlalu tinggi dan gendut, sikapmu yang lembut, tatapan matamu yang membuat ku ingin bertemu denganmu lagi. Saat itumasih kurasakan hangatnya kedekatan kita walaupun hanya sesaat. saat itu juga kamu mencoba membuka topik pembicaraan ketika rasa malu mau menyelimuti kita. Saat itu aku masih jelas melihat raut wajahmu begitu dekat, dan saat itu (mungkin) topik pembicaraan kita harus berakhir. kamu berubah setelah pertemuan itu, mulai diam dan tak menyapaku lagi saat bertemu, hanya tatapan matamu yang seakan menjawab tanyaku ini. aku masih saja melihatmu dari jauh, saat dia sedang mencoba mengacak-acak pikiranku dan membuat hatiku gelisah tak menentu. Aku masih saja ingin bertemu denganmu, saat aku rindu awal pertama kamu menyapaku. Aku masih saja bertanya tentangmu, saat aku ingin tau kabarmu. Dan semua masih saja, kamu terdiam saat bertemu, tak menyapaku saat bertatap muka, namun kamu masih saja muncul dan hadir di saat aku sedang tak ingin menatap dia dan membutuhkan sosok dia. Saat itulah kamu muncul dihadapanku, meskipun aku dan kamu tak membuka topik pembicaraan (lagi) dan tak saling menyapa (lagi). Hanya tatapan mata yang mampu menjawabnya. Aku merindukan percakapan kita dulu dan aku hanya bisa melihat tubuhmu yang selalu memakai jaket merah.
Jumat, 01 Maret 2013
Cerita pendek tentang cinta tanah air
My life
is always nuanced “batik”
“Non
Seli, ayo cepat bangun. Sudah ditunggu papa dan mama diruang makan”
Suara itu mengkagetkanku
hingga ku terjatuh ke lantai. Namun suara lembut itu tak asing lagi bagiku, itu
suara mbok Darmi, pembantu setia dirumahku mulai dari aku kecil. Aku langsung
mencuci muka dan menuju ke ruang makan, sepertinya papa dan mama telah
berpakaian rapi dengan baju batik yang digunakan dan sudah menungguku begitu
lama.
“Pa Ma maaf, aku telat
lagi.”
“Kamu anak cewek tak
sepantasnya kamu bangun siang begini, jika kakek dan nenekmu melihat pasti
mereka kecewa denganmu Sel.” jelas papa.
“Iya, Pa, Seli minta
maaf. Seli tidak akan mengulanginnya lagi.” Dengan wajah polos memohon ampun.
“Ya, ya sudah. Ayo
makan, masalah ini bisa dibicarakan nanti.” Sahut mama.
Kata-kata
mama kali ini sudah keberapa kali telah menyelamatkan ku dari pembicaraan papa
yang selalu memarahiku pagi-pagi. “untung saja mama langsung memotongnya”
batinku. Kami bertiga lalu bersarapan bersama, setelah itu papa dan mama berangkat
ke kantor masing-masing. Sedangkan aku, aku menuju ke kamarku untuk
bersiap-siap pergi kuliah dengan memakai batik biru muda dan celana jeans hitam
yang sudah menjadi kebiasaanku dari kecil. Semua isi rumahku dan bahkan rumahku
pun bernuasa batik, karena batik sudah menjadi koleksi dikeluarga besarku. Kali
ini aku berangkat sendiri, Shanti tak bisa menjemputku karena ia ada keperluan
pribadi. Terpaksa aku mengendarai mobil sendiri, keluar dari halaman rumah lalu
menyusuri jalan yang tiaphari ku lewati sebelum ke tempat kuliah. Sesampai
disana, sudah banyak mahasiswa yang berdatangan untuk memasuki kelas.
“Hei Sel, sendirian aja
loe? Kemana itu ekor loe? Haha” tibatiba terdengar suara yang sudah lama ku
kenal, suara itu tak lain adalah Ricky. Ia sahabatku mulai dari kecil hingga
sekarang.
“Siapa emang ekorku?
Ada-ada aja loe itu, Rick.” Sambil berjalan dan tertawa.
“Siapa lagi kalo bukan
sih Shanty itu? Itukan ekormu dari dulu.” Dengan tertawa terbahak-bahak.
“Oh, katanya dia lagi
ada keperluan makanya dia gak njemput aku. Tuh dia uda ada disana.” Jawabku
dengan menunjuk kearah Shanty.
Shanty melambaikan tangannya, begitu pula aku dan ricky.
Kami langsung menuju ke Shanty, kemudian kami bertiga memasuki kelas. Ohya dari
SMA hingga sekarang, aku, Shanty, dan Ricky masih satu sekolah dan masih utuh
persahabatan kami. Sejam kemudian kelas dimulai dan tiga jam kemudian kelas
diakhir, begitu seterusnya kecuali hari minggu.
Aku memutuskan hari ini tidak kemana-mana, aku ingin
langsung pulang setelah kuliah. Sampai dirumah, aku menjatuhkan badanku yang
tak kuat lagi berdiri lama. Seharian ini aku sangat sibuk sekali. Tak terasa
pagi telah tiba, aku bersiap-siap seperti biasa melakukan hal yang seharusnya
ku lakukan. Mulai dari kuliah hingga tidur kembali, itu adalah rutinitasku
setiap hari.
Suatu ketika rumahku ke datangan tamu istimewa, siapa lagi
kalau bukan kakek dan nenekku yang telah lama tak berkunjung kerumahku. Aku
sangat senang sekali mereka kerumahku, bagaimana tidak? Aku sudah lama tak
bertemu dengan mereka. Mereka menginap beberapa hari dirumahku untuk refreshing
dan melihat baju batik yang ada didaerahku. Kakek dan nenekku senang sekali dengan baju
batik, sampai fanaticnya mereka membuka kios batik. Bagi mereka, mengkoleksi
batik dan membuka kios batik adalah cara untuk melestarikan batik yang ada di
Indonesia dan mencintai produk tanah air sendiri. Rumah beserta kelengkapannya
selalu bernuansa batik, anak-anak dari kakek pun menirunya, tak terkecuali
rumahku. Kios batik mereka telah bercabang dan berada dimana-mana, bahkan telah
terkenal hingga nasional. Mereka kakek dan nenekku yang paling kuat dan tangguh
yang masih bisa berkeliling kemana-mana dan merintis usahanya sendiri. Menjadi
cucu mereka adalah suatu kebanggaan tersendiri bagiku. Jika aku diwarisi oleh
mereka untuk meneruskan usaha mereka ini, mungkin aku tak bisa berbicara
apa-apa kalau mendengarnya dan ingin melakukan semua itu dengan senang hati.
Bersama mereka terasa sedetik saja dalam hitunganku, pagi
ini mereka akan kembali ke kotanya. Aku ingin ikut dengan mereka, namun aku
juga masih ada kuliah. Namun ketika aku, papa, mama, kakek, dan nenek
berkumpul dan membicarakan ini. Papa dan
mama memperbolehkan ku ikut dengan mereka dalam waktu seminggu, itu telah
membuatku senang. Tetapi ada lagi yang membuatku senang, ketika kakek dan
nenekku berkata kalau kios batik yang dimilikinya itu akan diwariskan padaku
kelak nanti jika waktunya telah tepat. “Oh God, aku sangat bersyukur padamu.
Terimakasih telah mengabulkan doaku.” Batinku.
Matahari sudah terbangun dari mimpi indahnya, suara ayam
berkokok dan kicauan burung serta udara yang sejuk dan asri menambah indahnya
suasana pagi ini. Kota yang ditempat tinggali kakek dan nenekku memang sungguh
sangat nyaman dan masih jauh dari polusi, sangat berbeda sekali dengan kota
yang kutinggali bersama dengan kedua orang tuaku. Aku mungkin tak akan bosan
jika setiap pagi melihat suasana seperti ini. Seminggu sudah berlalu, saatnya
aku kembali ke Semarang untuk menjalani rutinitas ku setiap hari disana.
Sebenarnya aku masih ingin bersama kakek dan nenek membantu mereka merintis
usaha batiknya, tetapi sudahlah. Suatu saat nanti aku juga akan merasakan itu
jika waktumya telah tepat.
Satu tahun kemudian, aku telah lulus kuliah dan mendapat
nilai terbaik dikampusku. Begitu pula dengan Shanty dan Ricky, mereka juga
berada diurutan setelah aku. Setelah lulus kuliah, kakek dan nenek memberikan
kios batik kepadaku. Mulai saat itu, aku mulai merintis usahanya dengan senang
hati. Aku sekarang baru bisa merasakan bagaimana berada di posisi mereka,
sungguh berat dan penuh tanggungjawab. Tapi mereka tak pernah mengeluh dan
berputus asa melakukannya, malahan mereka sangat bersyukur kepada Tuhan telah
diberikan nikmat yang begitu besar.
Waktu berjalan semakin cepat, seperti ombak yang selalu
berkejar-kejaran untuk meraih daratan pantai. Tak terasa dua tahun telah
terlewati sudah, kios batik yang diberikan oleh kakek dan nenek kini semakin
berjaya dan sukses hingga menuju ke internasional. Mereka sangat bangga denganku
tak terkecuali papa dan mama, karena memang cita-citaku mulai dari kecil
meneruskan tempat kios batik yang sudah dikelola oleh kakek dan nenek untuk
melestarikan budaya yang ada di Indonesia dan mencintai produk tanah air
sendiri.
Aku senang dan bangga
telah dilahirkan di keluarga besarku ini, serta menjadi bagian dari Negara
Indonesia. Dikeluarga besarku ini, aku diajarkan bagaimana menghargai dan
mencintai tanah air, salah satunya yaitu dengan memakai baju batik. Batik
adalah khas Indonesia yang sudah menjadi trend di model fashion dikalangan
masyarakat Indonesia. Namun bukan hanya dengan menggunakan baju batik saja
untuk mencintai tanah air Indonesia, tetepi ada berbagai macam cara untuk
mencintai tanah air Indonesia.
Minggu, 07 Oktober 2012
Penyakit Virus Hepatitis C
Penyakit
Hepatitis C
Gejala Hepatitis C
Sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya.
Ada beberapa gejala yang samar diantaranya :
- Lelah
- Hilang selera makan
- Sakit perut
- Urin menjadi gelap
- Kulit atau mata menjadi kuning (disebut "jaundice") jarang terjadi
Penularan Hepatitis C
Penularan Hepatitis C biasanya melalui kontak langsung dengan darah atau produknya dan jarum atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi. Dalam kegiatan sehari-hari banyak resiko terinfeksi Hepatitis C seperti berdarah karena terpotong atau mimisan, atau darah menstruasi. Perlengkapan pribadi yang terkena kontak oleh penderita dapat menularkan virus Hepatitis C (seperti sikat gigi, alat cukur atau alat manicure). Resiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan.
Penularan Hepatitis C jarang terjadi dari ibu yang terinfeksi Hepatitis C ke bayi yang baru lahir atau anggota keluarga lainnya. Walaupun demikian, jika sang ibu juga penderita HIV positif, resiko menularkan Hepatitis C sangat lebih memungkinkan. Menyusui tidak menularkan Hepatitis C.
Jika anda penderita Hepatitis C, anda tidak dapat menularkan Hepatitis C ke orang lain melalui pelukan, jabat tangan, bersin, batuk, berbagi alat makan dan minum, kontak biasa, atau kontak lainnya yang tidak terpapar oleh darah.
Pengobatan penyakit Hepatitis C
Hepatitis C kronis dapat diobati dengan Pegylated Interferon dan Ribavirin. Pengobatan Hepatitis C sedini mungkin sangatlah penting. Meskipun tubuh anda telah melakukan perlawanan terhadap infeksi, tetapi hanya 15% yang berhasil, pengobatan tetap diperlukan untuk mencegah Hepatitis C kronis dan membantu mengurangi kemungkinan hati menjadi rusak. Tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati.
Jumat, 10 Agustus 2012
Bahaya Punya Kebiasaan Memencet
Jerawat
Banyak orang yang
punya kebiasaan memencet jerawat karena beranggapan itu akan mempercepat
penyembuhan. Padahal memencet jerawat justru akan membuat jerawat makin buruk.
Ada beberapa bahaya bila Anda punya kebiasaan memencet jerawat. Apa saja?
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC)
memencet jerawat dapat menimbulkan jaringan parut. Jika Anda berjerawat,
jauhkan tangan dari wajah karena minyak dan kotoran di tangan bisa membuat
jerawat lebih buruk.
Selain jaringan parut, memencet jerawat juga bisa menyebabkan
iritasi kulit, perdarahan, infeksi dan meninggalkan bekas luka, seperti dibawah
ini:
1. Iritasi
Memencet dan meremas hanya akan memperparah jerawat. Bahkan,
jika pun ada perbaikan maka sifatnya hanya sementara, menurut laporan Georgetown
University Health Education Services. Segera setelah dipencet jerawat akan
muncul kembali, sering dengan kemerahan atau iritasi. Bahkan jika Anda pencet
jerawat dan tampak kurang jelas, iritasi dan meradang meninggalkan bekas yang
lebih lama dari jerawat itu sendiri.
2.
Perdarahan
Memencet atau menggaruk permukaan jerawat dapat menyebabkan
perdarahan. Ketika jerawat berdarah, pori-pori yang tersumbat akan terbuka dan
rentan meninggalkan bakteri pada kulit. Sel-sel darah putih kemudian akan
memerangi bakteri yang menyerang, pori-pori akan kembali tersumbat namun
meradang. Dengan munculknya pembengkakan dan darah kering, jerawat muncul
mungkin bahkan lebih terlihat daripada sebelumnya.
3. Infeksi
Menurut Kidshealth, memencet jerawat membuat bakteri masuk lebih
dalam ke kulit. Masuknya bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada pori-pori
yang tersumbat, membuat daerah sekitar jerawat lebih memerah dan meradang.
4. Jaringan
parut dan bekas luka
CDC memperingatkan bahwa memencet jerawat dapat menyebabkan
jaringan parut. Selain itu, melukai jaringan sekitar yang pori-pori tersumbat
dapat merusak kulit secara permanen dan meninggalkan bekas luka. Hal ini
terutama berlaku pada lesi jerawat yang bermasalah, seperti papula, pustula,
nodul dan kista, yang semuanya bisa sangat menyakitkan.
Untuk menghindari jaringan parut dan kerusakan kulit
permanen, jangan pencet atau menekan jerawat. Hati-hati saat mencukur, hindari
daerah yang berjerawat karena hal itu juga dapat mengakibatkan jaringan parah.
health.detik.com/read/2011/11/09/103529/1763433/766/bahaya-punya-kebiasaan-memencet-jerawat
Rahasia
menurunkan berat badan dari berbagai Negara
Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi berat badan berlebih agar tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tak ada salahnya mengintip cara-cara menurunkan berat badan dari berbagai Negara.
Memiliki berat badan berlebih atau bahkan hingga obesitas bisa menjadi factor risiko bagi berbagai penyakit seperti stroke, jantung, diabetes bahkan hingga kanker. Karena itu memiliki berat badan yang ideal tak hanya membuat orang enak dilihat tapi juga menjauhkan penyakit.
Berikut ini beberapa menurunkan berat badan, antara lain:
1. Thailand, menggunakan rempah-rempah.
Makanan Thailand dikenal
menggunakan banyak rempah-rempah seperti halnya hot paprika yang bisa
meningkatkan metabolism tubuh. Selain itu makanan pedas juga menjadi cara mudah
untuk menurunkan berat badan.
2. Inggris, tidak menggunakan ukuran
yang diperbesar.
Petugas restoran cepat
saji di London tidak akan menanyakan apakah porsinya ingin diperbesar ,
sehingga pembeli akan lebih memilih porsi kecil yang berarti mengurangi asupan
kalori berlebih di tubuh.
3. Brazil, selalu menyajikan nasi dan
kacang-kacangan.
Masyarakat Brazil selalu
menikmati hidangan tradisional yang mengandung beras dan juga kacang. Studi
yang dilaporkan dalam jurnal Obersity Research menemukan diet yang terdiri dari
beras dan kacang-kacangan bisa menurunkan risiko kelebihan berat badan sekitar
14 persen karena rendah lemak dan tinggi serat.
4. Indonesia, melakukan puasa.
Puasa secara periodic
bisa membantu mengurangi berat badan berlebih di tubuh, namun tetap
memperhatika asupan kalori yang masuk dan keluar sehingga tidak ada penumpukan
kalori berlebih di tubuh.
5. Polandia, lebih sering makan dirumah.
Warga Polandia hanya
menghabiskan 5 persen anggaran keluarganya untuk makan di luar, selain bisa
menghemat pengeluaran, makan di rumah juga bisa mengontrol asupan kalori yang
masuk serta makanan yang dikonsumsi cenderung lebih sehat.
6. Jerman, tidak meninggalkan sarapan.
Sekitar 75 persen
masyarakat Jerman sarapan setiap hari, sarapan yang dikonsumsi juga berupa buh,
sereal, gandum, atau roti. Dengan rutin sarapan maka menghindari seseorang
lebih banyak mengemil serta makan berlebih saat siang hari.
7. Belanda, menggunakan sepeda untuk
berpergian.
Sekitar 54 persen orang
Belanda menggunakan sepeda untuk kegiatan sehari-hari seperti berbelanja,
berpergian, bahkan bekerja. Diperkirakan mengayuh sepeda dengan kecepatan
sedang bisa membakar 550 kalori per jam.
8. Swiss, mengonsumsi semangkuk muesli.
Muesli adalah bubur atau
sereal yang terbuat dari gandum, buah dan kacang-kacangan sehingga baik untuk
mengontrol berat badan. Serat dalam muesli lebih lambat dicerna sehingga
membuat rasa kenyang lebih lama dan baik untuk sarapan atau cemilan malam yang sehat.
9. Rusia, menanam sayuran dan buah
sendiri.
Hampir sebagaian besar
rumah di Rusia menanam sayuran dan buah-buahan sendiri serta melestarikan
tanaman yang sudah tumbuh. Hal ini membuat asupan makanannya lebih bergizi dan
mencegah kegemukan.
10.
Malaysia,
menggunakan kunyit.
Makanan dari Malaysia
banyak yang menggunakan kunyit yang diketahui mengandung curcumin (berpotensi
membakar lemak). Studi dari Tufts University menemukan konsumsi sejumlah kecil
curcumin bisa mencegah bertambahnya berat badan saat mengonsumsi tinggi lemak.
11.
Hongaria,
mengonsumsi acar.
Tidak hanya mentimun,
tapi juga acar dari paprika, kubis, dan tomat yang bisamencegah kelebihan berat
badan, asalkan asam asetat (cuka) yang digunakan tidak berlebihan.
12.
Norwegia,
tur keluarga setiap minggu.
Pada hari minggu, semua
orang mulai dari balita sampai kakek-nenek keluar rumah untuk berjalan kaki di
musim panas atau menlintasi Negara untuk sky di musin dingin, sehingga bisa
membantu membakar kalori dan meningkatkan aktivitas fisik.
13.
Belanda,
banyak mengonsumsi ikan herring.
Ikan herring biasanya dikonsumsi
sebagai cemilan tanpa tambahan apapun dimakan mentah bersama dengan roti lembut
dan acar. Ikan ini mengandung banyak asam lemak omega-3 yang bisa mengurangi
hormone stress kortisol. Hormone ini dikenal bisa meningkatkan jumlah lemak
yang disimpan.
Kamis, 17 Mei 2012
Berat badan
Bentuk tubuh yang ideal sangat diinginkan oleh semua orang, terutama oleh wanita. Dengan bentuk tubuh yang ideal ini, seorang wanita lebih merasa bangga dan senang. Bentuk tubuh yang ideal yaitu yang dimana berat badan seimbang dengan tinggi badan. Dan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan(ideal), kadang wanita sampai melakukan hal ini, yaitu berdiet, berpuasa, dan lain-lain. Kebanyakan hal tersebut dilakukan, pada saat “mood” seorang wanita ingin menurunkan berat badan. Jika tidak, seorang wanita tidak melakukannya.
Tak hanya dengan berdiet dan berpuasa bisa menurunkan berat badan seseorang, tetapi juga harus memperhatikan tata urutan makan sehari-hari. Dibawah ini ada beberapa cara menurunkan berat badan seseorang, agar memperoleh bentuk tubuh yang diinginkan. Antara lain:1. Hindari makan 3 – 4 jam sebelum tidur agar tidak terjadi penumpukan lemak.
2. Kurangi konsumsi lemak dalam menu sehari-hari. Pilih makanan berkadar lemak rendah.
3. Pilihlah makanan yang dibakar, dipanggang atau direbus.
4. Kurangi penggunaan mentega atau margarin saat makan roti.
5. Ganti biscuit dan makanan ringan lain dengan buah-buahan segar jika kebetulan muncul keinginan “ngemil”.
6. Jangan melewatkan waktu makan. Hanya kelaparan mendorong anda makan terburu-buru dan terlalu banyak.
7. Jangan makan ketika sedang bosan atau merasa tertekan. Carilah aktifitas lain yang positif untuk menggantikan perasaan tersebut.
Lakukanlah
hal-hal tersebut berulang kali dan tidak pada saat “mood” saja, agar bisa
memperoleh bentuk badan yang diinginkan. Good luck ya :))
Langganan:
Postingan (Atom)