Rabu, 17 Juli 2013

Semuanya akan indah pada waktunya



Percayakah bahwa dibalik kata “semuanya akan indah pada waktunya”, jika dipahami lebih dalam memang berarti benar, untuk seseorang yang sudah percaya melakukan dan merasakannya. Hanya saja melakukan dan merasakannya tak semudah ketika berbicara kepada oranglain. Percaya akan kata itu membutuhkan kesabaran menunggu dan bertindak sesuai kemampuan yang di miliki. Ini bukan bunga tidur yang indah ataupun khayalan yang ku bentuk seindah mungkin, seakan ada kekuatan yang mendorong ku untuk melakukan kata itu dan menunjuk kepada ku tuk merasakannya. Iya, kata yang selama ini ku ucapkan saat oranglain bersedih, karena cukup kuat menahan semuanya sendirian. Hingga ia membutuhkan orang lain untuk memperhatikan keadaannya dan sedikit mengurangi beban yang ia tahan sendirian.
Hingga suatu ketika aku merasakannya, merasakan permainan yang hampir membuat ku gila tuk menangisinya. Sendiri kesepian tanpa seorang kekasih maupun teman itu yang terasa disetiap malam. Sempat mengeluh ingin bebas dari semuanya, tetapi aku menerka-nerka kata itu. Bagaimana aku ingin bebas jika permainan ini “kita”-aku dan kamu- yang memulai? Membicarakannya saja belum dilakukan, apalagi diselesaikan? Sebenarnya kita apa aku saja yang harus berjuang mempertahankan semuanya? Dan dimana kamu, yang katanya selalu disampingku? Dimana dirimu ketika semua pertanyaan harus segera dijawab bukan digantungkan? Dimana? Kamu? Pikiran ku mulai melayang bersama pertanyaan-pertanyaan yang selalu memenuhi otakku hingga pipiku basah. Air mata itu jatuh, bukan hanya kali ini saja tapi untuk kesekian kalinya aku menangis. Aku tak tau bagaimana mengatasi dan menyelesaikannya, jika disini hanya aku saja yang merasakan bukan kamu atau kita. “sampai kapan aku akan bertahan dengan keadaan seperti ini? jika kamu tak cepat datang menjemputku” batinku disetiap tangis yang tak berujung.
Ah sudahlah untuk apa aku menangisi semua ini, tangisku hanya akan sia-sia jika kamu tak tau dan tak mengerti. Jika kamu tak paham akan arti tangis ini. Jika kamu tak segera menjemputku dari kesunyian ini. Jika kamu tak berbicara padaku apa arti tangisku ini? apa artinya tangisku ini dimatamu? Apa artinya tangisku ini ditelingamu? Apa artinya? Sesekali aku mencoba tak mengingat dan melupakan tentangmu sebentar, melihat seseorang yang disini denganku seakan dia seperti kamu disana yang kurindukan kedatangannya menjemputku. Bercanda dan bersenang-senang dengan dia disini membuat sejenak melupakanmu, yang semakin mengingatkan ku sosokmu. Aku terlalu merindukanmu, sayang. Berharap kamu datang menjemputku dan membawa ku pergi dari kesunyian ini. Apa kamu tak melihatnya dalam rapal doa yang selalu ku adukan kepada Tuhan?
Tiba saatnya kamu datang kepadaku, tanpa ku duga. Pikiran ku yang semula stabil normal, seketika menjadi negatif. Pertanyaan mulai muncul dalam otakku. Untuk apa kamu baru datang? Untuk apa kamu baru mengingatku? Untuk apa kamu baru sadar akan semuanya? Ku biarkan pertanyaan yang bermuncul itu menyelimuti isi otakku dan seharusnya aku senang melihatmu berdiri dihadapanku. Seharusnya aku bahagia melihat kamu menjemputku. Seharusnya aku membalas pelukan hangatmu yang mendekapku. Tapi nyatanya? Aku terdiam dan ragaku seakan membeku. Kamu akan kembali. Kamu masih mengingatku, walau dengan caramu. Kamu memang sadar akan semua yang terjadi, hanya sadarmu tak sepeka sadarku. Aku tau itu sayang.
Kini pertanyaanku yang mengantung terjawablah sudah semua. Dari kamu menghilang saat itu, membuat hubungan kita semakin dekat dan memahami bahwa hubungan yang kita lukis bukanlah hubungan yang sama seperti pasangan yang lain.


Kamu yang memakai jaket merah


     Caramu melihat dan menyapaku menggunakan ciri khasmu secara tidak langsung mampu membuat ukiran senyum diwajahku. Apalagi di saat kamu mencoba membuka topik pembicaraan, disetiap kata yang kamu keluarkan, mampu membuatku tertawa. Wajahmu yang masih lugu, cara bicaramu yang khas, badanmu yang tak terlalu tinggi dan gendut, sikapmu yang lembut, tatapan matamu yang membuat ku ingin bertemu denganmu lagi. Saat itumasih kurasakan hangatnya kedekatan kita walaupun hanya sesaat. saat itu juga kamu mencoba membuka topik pembicaraan ketika rasa malu mau menyelimuti kita. Saat itu aku masih jelas melihat raut wajahmu begitu dekat, dan saat itu (mungkin) topik pembicaraan kita harus berakhir. kamu berubah setelah pertemuan itu, mulai diam dan tak menyapaku lagi saat bertemu, hanya tatapan matamu yang seakan menjawab tanyaku ini. aku masih saja melihatmu dari jauh, saat dia sedang mencoba mengacak-acak pikiranku dan membuat hatiku gelisah tak menentu. Aku masih saja ingin bertemu denganmu, saat aku rindu awal pertama kamu menyapaku. Aku masih saja bertanya tentangmu, saat aku ingin tau kabarmu. Dan semua masih saja, kamu terdiam saat bertemu, tak menyapaku saat bertatap muka, namun kamu masih saja muncul dan hadir di saat aku sedang tak ingin menatap dia dan membutuhkan sosok dia. Saat itulah kamu muncul dihadapanku, meskipun aku dan kamu tak membuka topik pembicaraan (lagi) dan tak saling menyapa (lagi). Hanya tatapan mata yang mampu menjawabnya. Aku merindukan percakapan kita dulu dan aku hanya bisa melihat tubuhmu yang selalu memakai jaket merah.



Jumat, 01 Maret 2013

Cerita pendek tentang cinta tanah air


My life is always nuanced “batik”

“Non Seli, ayo cepat bangun. Sudah ditunggu papa dan mama diruang makan”
Suara itu mengkagetkanku hingga ku terjatuh ke lantai. Namun suara lembut itu tak asing lagi bagiku, itu suara mbok Darmi, pembantu setia dirumahku mulai dari aku kecil. Aku langsung mencuci muka dan menuju ke ruang makan, sepertinya papa dan mama telah berpakaian rapi dengan baju batik yang digunakan dan sudah menungguku begitu lama.
“Pa Ma maaf, aku telat lagi.”
“Kamu anak cewek tak sepantasnya kamu bangun siang begini, jika kakek dan nenekmu melihat pasti mereka kecewa denganmu Sel.” jelas papa.
“Iya, Pa, Seli minta maaf. Seli tidak akan mengulanginnya lagi.” Dengan wajah polos memohon ampun.
“Ya, ya sudah. Ayo makan, masalah ini bisa dibicarakan nanti.” Sahut mama.
          Kata-kata mama kali ini sudah keberapa kali telah menyelamatkan ku dari pembicaraan papa yang selalu memarahiku pagi-pagi. “untung saja mama langsung memotongnya” batinku. Kami bertiga lalu bersarapan bersama, setelah itu papa dan mama berangkat ke kantor masing-masing. Sedangkan aku, aku menuju ke kamarku untuk bersiap-siap pergi kuliah dengan memakai batik biru muda dan celana jeans hitam yang sudah menjadi kebiasaanku dari kecil. Semua isi rumahku dan bahkan rumahku pun bernuasa batik, karena batik sudah menjadi koleksi dikeluarga besarku. Kali ini aku berangkat sendiri, Shanti tak bisa menjemputku karena ia ada keperluan pribadi. Terpaksa aku mengendarai mobil sendiri, keluar dari halaman rumah lalu menyusuri jalan yang tiaphari ku lewati sebelum ke tempat kuliah. Sesampai disana, sudah banyak mahasiswa yang berdatangan untuk memasuki kelas.
“Hei Sel, sendirian aja loe? Kemana itu ekor loe? Haha” tibatiba terdengar suara yang sudah lama ku kenal, suara itu tak lain adalah Ricky. Ia sahabatku mulai dari kecil hingga sekarang.
“Siapa emang ekorku? Ada-ada aja loe itu, Rick.” Sambil berjalan dan tertawa.
“Siapa lagi kalo bukan sih Shanty itu? Itukan ekormu dari dulu.” Dengan tertawa terbahak-bahak.
“Oh, katanya dia lagi ada keperluan makanya dia gak njemput aku. Tuh dia uda ada disana.” Jawabku dengan menunjuk kearah Shanty.
          Shanty melambaikan tangannya, begitu pula aku dan ricky. Kami langsung menuju ke Shanty, kemudian kami bertiga memasuki kelas. Ohya dari SMA hingga sekarang, aku, Shanty, dan Ricky masih satu sekolah dan masih utuh persahabatan kami. Sejam kemudian kelas dimulai dan tiga jam kemudian kelas diakhir, begitu seterusnya kecuali hari minggu.
          Aku memutuskan hari ini tidak kemana-mana, aku ingin langsung pulang setelah kuliah. Sampai dirumah, aku menjatuhkan badanku yang tak kuat lagi berdiri lama. Seharian ini aku sangat sibuk sekali. Tak terasa pagi telah tiba, aku bersiap-siap seperti biasa melakukan hal yang seharusnya ku lakukan. Mulai dari kuliah hingga tidur kembali, itu adalah rutinitasku setiap hari.
          Suatu ketika rumahku ke datangan tamu istimewa, siapa lagi kalau bukan kakek dan nenekku yang telah lama tak berkunjung kerumahku. Aku sangat senang sekali mereka kerumahku, bagaimana tidak? Aku sudah lama tak bertemu dengan mereka. Mereka menginap beberapa hari dirumahku untuk refreshing dan melihat baju batik yang ada didaerahku.  Kakek dan nenekku senang sekali dengan baju batik, sampai fanaticnya mereka membuka kios batik. Bagi mereka, mengkoleksi batik dan membuka kios batik adalah cara untuk melestarikan batik yang ada di Indonesia dan mencintai produk tanah air sendiri. Rumah beserta kelengkapannya selalu bernuansa batik, anak-anak dari kakek pun menirunya, tak terkecuali rumahku. Kios batik mereka telah bercabang dan berada dimana-mana, bahkan telah terkenal hingga nasional. Mereka kakek dan nenekku yang paling kuat dan tangguh yang masih bisa berkeliling kemana-mana dan merintis usahanya sendiri. Menjadi cucu mereka adalah suatu kebanggaan tersendiri bagiku. Jika aku diwarisi oleh mereka untuk meneruskan usaha mereka ini, mungkin aku tak bisa berbicara apa-apa kalau mendengarnya dan ingin melakukan semua itu dengan senang hati.
          Bersama mereka terasa sedetik saja dalam hitunganku, pagi ini mereka akan kembali ke kotanya. Aku ingin ikut dengan mereka, namun aku juga masih ada kuliah. Namun ketika aku, papa, mama, kakek, dan nenek berkumpul  dan membicarakan ini. Papa dan mama memperbolehkan ku ikut dengan mereka dalam waktu seminggu, itu telah membuatku senang. Tetapi ada lagi yang membuatku senang, ketika kakek dan nenekku berkata kalau kios batik yang dimilikinya itu akan diwariskan padaku kelak nanti jika waktunya telah tepat. “Oh God, aku sangat bersyukur padamu. Terimakasih telah mengabulkan doaku.” Batinku.
          Matahari sudah terbangun dari mimpi indahnya, suara ayam berkokok dan kicauan burung serta udara yang sejuk dan asri menambah indahnya suasana pagi ini. Kota yang ditempat tinggali kakek dan nenekku memang sungguh sangat nyaman dan masih jauh dari polusi, sangat berbeda sekali dengan kota yang kutinggali bersama dengan kedua orang tuaku. Aku mungkin tak akan bosan jika setiap pagi melihat suasana seperti ini. Seminggu sudah berlalu, saatnya aku kembali ke Semarang untuk menjalani rutinitas ku setiap hari disana. Sebenarnya aku masih ingin bersama kakek dan nenek membantu mereka merintis usaha batiknya, tetapi sudahlah. Suatu saat nanti aku juga akan merasakan itu jika waktumya telah tepat.
          Satu tahun kemudian, aku telah lulus kuliah dan mendapat nilai terbaik dikampusku. Begitu pula dengan Shanty dan Ricky, mereka juga berada diurutan setelah aku. Setelah lulus kuliah, kakek dan nenek memberikan kios batik kepadaku. Mulai saat itu, aku mulai merintis usahanya dengan senang hati. Aku sekarang baru bisa merasakan bagaimana berada di posisi mereka, sungguh berat dan penuh tanggungjawab. Tapi mereka tak pernah mengeluh dan berputus asa melakukannya, malahan mereka sangat bersyukur kepada Tuhan telah diberikan nikmat yang begitu besar.
          Waktu berjalan semakin cepat, seperti ombak yang selalu berkejar-kejaran untuk meraih daratan pantai. Tak terasa dua tahun telah terlewati sudah, kios batik yang diberikan oleh kakek dan nenek kini semakin berjaya dan sukses hingga menuju ke internasional. Mereka sangat bangga denganku tak terkecuali papa dan mama, karena memang cita-citaku mulai dari kecil meneruskan tempat kios batik yang sudah dikelola oleh kakek dan nenek untuk melestarikan budaya yang ada di Indonesia dan mencintai produk tanah air sendiri.
           Aku senang dan bangga telah dilahirkan di keluarga besarku ini, serta menjadi bagian dari Negara Indonesia. Dikeluarga besarku ini, aku diajarkan bagaimana menghargai dan mencintai tanah air, salah satunya yaitu dengan memakai baju batik. Batik adalah khas Indonesia yang sudah menjadi trend di model fashion dikalangan masyarakat Indonesia. Namun bukan hanya dengan menggunakan baju batik saja untuk mencintai tanah air Indonesia, tetepi ada berbagai macam cara untuk mencintai tanah air Indonesia.


Minggu, 07 Oktober 2012

Penyakit Virus Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C

         Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV= Hepatitis C virus). Virus Hepatitis C masuk ke sel hati, menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak sel lainnya. 15% dari kasus infeksi Hepatitis C adalah akut, artinya secara otomatis tubuh membersihkannya dan tidak ada konsekwensinya. Sayangnya 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun. Dalam waktu tersebut, hati bisa rusak menjadi sirosis (pengerasan hati), stadium akhir penyakit hati dan kanker hati.

Gejala Hepatitis C

Sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya.
Ada beberapa gejala yang samar diantaranya :
  • Lelah
  • Hilang selera makan
  • Sakit perut
  • Urin menjadi gelap
  • Kulit atau mata menjadi kuning (disebut "jaundice") jarang terjadi
Tetapi jika ingin mengetahui lebih jelas penyakit ini yaitu dengan cara tes darah.


Penularan Hepatitis C

Penularan Hepatitis C biasanya melalui kontak langsung dengan darah atau produknya dan jarum atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi. Dalam kegiatan sehari-hari banyak resiko terinfeksi Hepatitis C seperti berdarah karena terpotong atau mimisan, atau darah menstruasi. Perlengkapan pribadi yang terkena kontak oleh penderita dapat menularkan virus Hepatitis C (seperti sikat gigi, alat cukur atau alat manicure). Resiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan.
Penularan Hepatitis C jarang terjadi dari ibu yang terinfeksi Hepatitis C ke bayi yang baru lahir atau anggota keluarga lainnya. Walaupun demikian, jika sang ibu juga penderita HIV positif, resiko menularkan Hepatitis C sangat lebih memungkinkan. Menyusui tidak menularkan Hepatitis C.
Jika anda penderita Hepatitis C, anda tidak dapat menularkan Hepatitis C ke orang lain melalui pelukan, jabat tangan, bersin, batuk, berbagi alat makan dan minum, kontak biasa, atau kontak lainnya yang tidak terpapar oleh darah.

Pengobatan penyakit Hepatitis C

          Hepatitis C kronis dapat diobati dengan Pegylated Interferon dan Ribavirin. Pengobatan Hepatitis C sedini mungkin sangatlah penting. Meskipun tubuh anda telah melakukan perlawanan terhadap infeksi, tetapi hanya 15% yang berhasil, pengobatan tetap diperlukan untuk mencegah Hepatitis C kronis dan membantu mengurangi kemungkinan hati menjadi rusak. Tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati.


Jumat, 10 Agustus 2012


Bahaya Punya Kebiasaan Memencet Jerawat

 Banyak orang yang punya kebiasaan memencet jerawat karena beranggapan itu akan mempercepat penyembuhan. Padahal memencet jerawat justru akan membuat jerawat makin buruk. Ada beberapa bahaya bila Anda punya kebiasaan memencet jerawat. Apa saja?
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memencet jerawat dapat menimbulkan jaringan parut. Jika Anda berjerawat, jauhkan tangan dari wajah karena minyak dan kotoran di tangan bisa membuat jerawat lebih buruk.
Selain jaringan parut, memencet jerawat juga bisa menyebabkan iritasi kulit, perdarahan, infeksi dan meninggalkan bekas luka, seperti dibawah ini:

1. Iritasi
Memencet dan meremas hanya akan memperparah jerawat. Bahkan, jika pun ada perbaikan maka sifatnya hanya sementara, menurut laporan Georgetown University Health Education Services. Segera setelah dipencet jerawat akan muncul kembali, sering dengan kemerahan atau iritasi. Bahkan jika Anda pencet jerawat dan tampak kurang jelas, iritasi dan meradang meninggalkan bekas yang lebih lama dari jerawat itu sendiri.

2. Perdarahan
Memencet atau menggaruk permukaan jerawat dapat menyebabkan perdarahan. Ketika jerawat berdarah, pori-pori yang tersumbat akan terbuka dan rentan meninggalkan bakteri pada kulit. Sel-sel darah putih kemudian akan memerangi bakteri yang menyerang, pori-pori akan kembali tersumbat namun meradang. Dengan munculknya pembengkakan dan darah kering, jerawat muncul mungkin bahkan lebih terlihat daripada sebelumnya.

3. Infeksi
Menurut Kidshealth, memencet jerawat membuat bakteri masuk lebih dalam ke kulit. Masuknya bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada pori-pori yang tersumbat, membuat daerah sekitar jerawat lebih memerah dan meradang.

4. Jaringan parut dan bekas luka
CDC memperingatkan bahwa memencet jerawat dapat menyebabkan jaringan parut. Selain itu, melukai jaringan sekitar yang pori-pori tersumbat dapat merusak kulit secara permanen dan meninggalkan bekas luka. Hal ini terutama berlaku pada lesi jerawat yang bermasalah, seperti papula, pustula, nodul dan kista, yang semuanya bisa sangat menyakitkan.
Untuk menghindari jaringan parut dan kerusakan kulit permanen, jangan pencet atau menekan jerawat. Hati-hati saat mencukur, hindari daerah yang berjerawat karena hal itu juga dapat mengakibatkan jaringan parah.


health.detik.com/read/2011/11/09/103529/1763433/766/bahaya-punya-kebiasaan-memencet-jerawat


Rahasia menurunkan berat badan dari berbagai Negara

          Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi berat badan berlebih agar tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tak ada salahnya mengintip cara-cara menurunkan berat badan dari berbagai Negara.

          Memiliki berat badan berlebih atau bahkan hingga obesitas bisa menjadi factor risiko bagi berbagai penyakit seperti stroke, jantung, diabetes bahkan hingga kanker. Karena itu memiliki berat badan yang ideal tak hanya membuat orang enak dilihat  tapi juga menjauhkan penyakit.

          Berikut ini beberapa menurunkan berat badan, antara lain:


1.    Thailand, menggunakan rempah-rempah.
Makanan Thailand dikenal menggunakan banyak rempah-rempah seperti halnya hot paprika yang bisa meningkatkan metabolism tubuh. Selain itu makanan pedas juga menjadi cara mudah untuk menurunkan berat badan.

2.    Inggris, tidak menggunakan ukuran yang diperbesar.
Petugas restoran cepat saji di London tidak akan menanyakan apakah porsinya ingin diperbesar , sehingga pembeli akan lebih memilih porsi kecil yang berarti mengurangi asupan kalori berlebih di tubuh.

3.    Brazil, selalu menyajikan nasi dan kacang-kacangan.
Masyarakat Brazil selalu menikmati hidangan tradisional yang mengandung beras dan juga kacang. Studi yang dilaporkan dalam jurnal Obersity Research menemukan diet yang terdiri dari beras dan kacang-kacangan bisa menurunkan risiko kelebihan berat badan sekitar 14 persen karena rendah lemak dan tinggi serat.

4.    Indonesia, melakukan puasa.
Puasa secara periodic bisa membantu mengurangi berat badan berlebih di tubuh, namun tetap memperhatika asupan kalori yang masuk dan keluar sehingga tidak ada penumpukan kalori berlebih di tubuh.

5.    Polandia, lebih sering makan dirumah.
Warga Polandia hanya menghabiskan 5 persen anggaran keluarganya untuk makan di luar, selain bisa menghemat pengeluaran, makan di rumah juga bisa mengontrol asupan kalori yang masuk serta makanan yang dikonsumsi cenderung lebih sehat.

6.    Jerman, tidak meninggalkan sarapan.
Sekitar 75 persen masyarakat Jerman sarapan setiap hari, sarapan yang dikonsumsi juga berupa buh, sereal, gandum, atau roti. Dengan rutin sarapan maka menghindari seseorang lebih banyak mengemil serta makan berlebih saat siang hari.

7.    Belanda, menggunakan sepeda untuk berpergian.
Sekitar 54 persen orang Belanda menggunakan sepeda untuk kegiatan sehari-hari seperti berbelanja, berpergian, bahkan bekerja. Diperkirakan mengayuh sepeda dengan kecepatan sedang bisa membakar 550 kalori per jam.

8.    Swiss, mengonsumsi semangkuk muesli.
Muesli adalah bubur atau sereal yang terbuat dari gandum, buah dan kacang-kacangan sehingga baik untuk mengontrol berat badan. Serat dalam muesli lebih lambat dicerna sehingga membuat rasa kenyang lebih lama dan baik untuk sarapan atau cemilan malam yang sehat.

9.    Rusia, menanam sayuran dan buah sendiri.
Hampir sebagaian besar rumah di Rusia menanam sayuran dan buah-buahan sendiri serta melestarikan tanaman yang sudah tumbuh. Hal ini membuat asupan makanannya lebih bergizi dan mencegah kegemukan.

10.                       Malaysia, menggunakan kunyit.
Makanan dari Malaysia banyak yang menggunakan kunyit yang diketahui mengandung curcumin (berpotensi membakar lemak). Studi dari Tufts University menemukan konsumsi sejumlah kecil curcumin bisa mencegah bertambahnya berat badan saat mengonsumsi tinggi lemak.

11.                       Hongaria, mengonsumsi acar.
Tidak hanya mentimun, tapi juga acar dari paprika, kubis, dan tomat yang bisamencegah kelebihan berat badan, asalkan asam asetat (cuka) yang digunakan tidak berlebihan.

12.                       Norwegia, tur keluarga setiap minggu.
Pada hari minggu, semua orang mulai dari balita sampai kakek-nenek keluar rumah untuk berjalan kaki di musim panas atau menlintasi Negara untuk sky di musin dingin, sehingga bisa membantu membakar kalori dan meningkatkan aktivitas fisik.

13.                       Belanda, banyak mengonsumsi ikan herring.
Ikan herring biasanya dikonsumsi sebagai cemilan tanpa tambahan apapun dimakan mentah bersama dengan roti lembut dan acar. Ikan ini mengandung banyak asam lemak omega-3 yang bisa mengurangi hormone stress kortisol. Hormone ini dikenal bisa meningkatkan jumlah lemak yang disimpan.

Kamis, 17 Mei 2012


Berat badan

          Bentuk tubuh yang ideal sangat diinginkan oleh semua orang, terutama oleh wanita. Dengan bentuk tubuh yang ideal ini, seorang wanita lebih merasa bangga dan senang. Bentuk tubuh yang ideal yaitu yang dimana berat badan seimbang dengan tinggi badan. Dan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan(ideal), kadang wanita sampai melakukan hal ini, yaitu berdiet, berpuasa, dan lain-lain. Kebanyakan hal tersebut dilakukan, pada saat “mood” seorang wanita ingin menurunkan berat badan. Jika tidak, seorang wanita tidak melakukannya.

          Tak hanya dengan berdiet dan berpuasa bisa menurunkan berat badan seseorang, tetapi juga harus memperhatikan tata urutan makan sehari-hari. Dibawah ini ada beberapa cara menurunkan berat badan seseorang, agar memperoleh bentuk tubuh yang diinginkan. Antara lain:

1.      Hindari makan 3 – 4 jam sebelum tidur agar tidak terjadi penumpukan lemak.

2.      Kurangi konsumsi lemak dalam menu sehari-hari. Pilih makanan berkadar lemak rendah.

3.      Pilihlah makanan yang dibakar, dipanggang atau direbus.

4.      Kurangi penggunaan mentega atau margarin saat makan roti.

5.      Ganti biscuit dan makanan ringan lain dengan buah-buahan segar jika kebetulan muncul keinginan “ngemil”.

6.      Jangan melewatkan waktu makan. Hanya kelaparan mendorong anda makan terburu-buru dan terlalu banyak.

7.      Jangan makan ketika sedang bosan atau merasa tertekan. Carilah aktifitas lain yang positif untuk menggantikan perasaan tersebut.

 


Lakukanlah hal-hal tersebut berulang kali dan tidak pada saat “mood” saja, agar bisa memperoleh bentuk badan yang diinginkan. Good luck ya :))